Kalau kamu suka berlari
Larilah sekencang-kencangnya
Kejar saja semua mimpimu..
Aku tidak akan menahanmu
Walaupun janjinya mimpi itu mimpi-mimpi kita
Tapi kayaknya kamu ingin berlari sendirian..
Seingetku
kamu berlari karena aku membuatmu berlari..
bener ga sih..??
Asal kamu tau
Aku ingin ikut berlari
tapi aku tertahan
karena sedikit lelah telah membuatmu berlari...
Aku memang suka jalan pelan-pelan
tapi itu juga karena kamu tak ingin berhenti sejenak
yaa sekadar minum teh hitam vanilla plus krimer..
padahal aku dah siapin lho..
ditambah madu lagi....
kamu juga sedikitpun tak ingin menoleh
kalaupun iya.. hanya melirik...
coba kamu menoleh
mungkin kamu bisa liat aku naek sepeda
dan aku bisa mengantarmu sampai perempatan tanpa lelahmu...
Tapi ya itu..
Ternyata kamu lebih suka berlari..
Sendirian...
Sampai kamu lupa ada yang terjatuh saat kamu lari...
Siapa aku..?
Tidak lagi kamu fikirkan...
Karena kamu terus berlari
dan menikmatinya..
Sampai kamu sulit menghentikan langkahmu...
Aku melihatmu sampai di ujung jalan..
tapi ga begitu jelas
mungkin karena aku udah terlalu jauh tertinggal
lagian kan mataku minus
jadi sedikit burem
dan kamu juga ngga melambaikan tangan..
tapi aku bisa merasakan kamu kok...
menyeberangi jalan demi jalan dengan niat....
Bagus deh...
Jangan tunggu aku ya..
Karena aku akan lama sampai disisimu..
Lagipula sebelum sampai disana
mungkin kamu sudah tidak lagi merasakan aku...
Karena kamu lelah sendiri dengan langkahmu
dan tertidur pulas...
Pasti selama kamu berlari
kamu pernah haus..
pernah sesak..
Tapi kamu tidak bilang kan..?
Ya iyalah
Kamu kan sukanya diem..
Jadinya ya aku ngga tau..
Atau takut karena aku sukanya marah-marah?
Mungkin juga yah....
Aku juga sudah memanggilmu lho..
Sambil teriak malah...
bahkan melemparimu dengan mawar merah..
Tapi ya kamu tau sendiri
Kamu terlalu sibuk dengan larimu...
Ya sudah.......
Aku suka jalan pelan-pelan
atau mungkin juga terpaksa jalan pelan-pelan..
tapi aku tidak menjatuhkan sesuatu
dan meninggalkannya tanpa sesuatu..
Aku hanya sedikit berharap
kamu berhenti sesaat
atau mundur lumayan jauh
untuk kita lari bersama....
Tapi sepertinya harapku bukan pedulimu lagi
karena kalau sudah berlari
susah untuk memelan lagi
demi apapun itu..
ya kan sayang..?
Korbankan saja semua..
kamu kan juga ga tau kenapa akhirnya ini bisa terjadi..
bingung sendiri sama apa yang kamu rasa...
Sepertinya pikiranmu sudah mengalami transformasi.....
Entahlah... aku mulai tidak mengenalmu....
Satu yang ku sesalkan..
waktu itu aku membuatmu berlari
(hingga ku lupa pada langkahku sendiri)
dan membiarkanmu terus berlari....
Tau ngga..?
Saat itu aku percaya pada larimu..
tapi ternyata kamu memilih menelan ludahmu sendiri..
Makanya jangan suka/terus berlari sendirian....
hhuuummmmm..
Aku bersyukur menemukanmu di persimpangan jalan menuju masa depan...
Dan aku berusaha merelakanmu memilih apapun yang kamu mau...
Karena aku tak ingin lagi peduli padamu....
Aku suka jalan pelan-pelan..
Buat sayang yang suka berlari
Berlarilah........
23 April '09 [Buat Sayang yang Suka Berlari...](T)
Tata Gurwita
Sabtu, 25 April 2009
Sabtu, 11 April 2009
Dia Mengakhiri Segalanya...
Fajar berlalu
dan ku melangkah dalam kerisauan...
Ku yakin kan diri
semuanya kan kembali..
Sebelumnya di setiap malam
Ku tak ingin terus berfikir
Dia pasti tidak seperti dia yang lalu...
Dia pasti setia pada rasaku..
Dia berbeda..
Dia yang terindah..
Banyak mimpiku padanya
Sayangku tak terukur lagi..
Hingga ku bayangkan bahagia bersama senyumnya..
Selalu..
Selamanya....
Bersama cahaya mentari
bersama lelah menanti
bersama rindu bersemi
Aku mencoba 'lagi' menyapanya...
Dengan amarah yang telah pudar
dengan senyuman yang kembali
dengan percaya pada hati
dan mengingat bahagianya..
Aku mencoba 'lagi' menyapanya...
Kulupakan semua yang ku benci
Ku ingat hanya kenangan indah
dan kedewasaan dari setiap masalah...
Berharap mengerti dan berubah demi kita..
Akhirnya tiba ku menyapanya...
Setelah lama menunggu
ku mendengar indahnya suara itu..
Suara tanpa dosa..
Aku benar-benar merindunya..
Namun.....
yang selama ini kutakutkan..
telah terjadi padanya..!!!
yang selama ini kujauhi
yang selama ini kubenci
yang selama ini tak ingin terfikirkan olehku
telah terfikirkan olehnya...!!!!
Rasa dia telah hilang....
Rasa itu telah pergi.....
Ingin rasanya ku menamparnya..!
Agar ia sadar pada kesetiaan...!
Agar ia tahu betapa hati ini mulai sesak...!
Air mata ini tak tertahan lagi
Sungguh ku tak menduga
Ia 'juga' sanggup melakukan ini..!
Hati yang telah ia obati..
Hati yang telah ia sinari..
Hati yang telah ia kasihi..
Telah ia kembalikan ke kegelapan.....
Ia tahu hati ini pernah terluka
dan sekarang ia telah menghancurkannya 'lagi'
dengan 'lebih' sempurna.....
Kali ini aku benar-benar hancur..........
Cinta....
Inikah setiamu...??
Entahlah..
Aku tak ingin 'bercinta' lagi..
Karena 'setia' tak lagi mulia....!
Bila waktu bisa kuputar
Aku tak ingin menggapaimu........
Hhhhfffhh..
Aku melangkah kembali pada mentari..
membiarkan cahayanya menenangkan tanya air mataku..
hingga ku terlelap dalam kesedihan..
dan berharap fajar tak lagi hadir....!!
11 Maret '09 [Dia Mengakhiri Segalanya...](T)
Tata Gurwita
dan ku melangkah dalam kerisauan...
Ku yakin kan diri
semuanya kan kembali..
Sebelumnya di setiap malam
Ku tak ingin terus berfikir
Dia pasti tidak seperti dia yang lalu...
Dia pasti setia pada rasaku..
Dia berbeda..
Dia yang terindah..
Banyak mimpiku padanya
Sayangku tak terukur lagi..
Hingga ku bayangkan bahagia bersama senyumnya..
Selalu..
Selamanya....
Bersama cahaya mentari
bersama lelah menanti
bersama rindu bersemi
Aku mencoba 'lagi' menyapanya...
Dengan amarah yang telah pudar
dengan senyuman yang kembali
dengan percaya pada hati
dan mengingat bahagianya..
Aku mencoba 'lagi' menyapanya...
Kulupakan semua yang ku benci
Ku ingat hanya kenangan indah
dan kedewasaan dari setiap masalah...
Berharap mengerti dan berubah demi kita..
Akhirnya tiba ku menyapanya...
Setelah lama menunggu
ku mendengar indahnya suara itu..
Suara tanpa dosa..
Aku benar-benar merindunya..
Namun.....
yang selama ini kutakutkan..
telah terjadi padanya..!!!
yang selama ini kujauhi
yang selama ini kubenci
yang selama ini tak ingin terfikirkan olehku
telah terfikirkan olehnya...!!!!
Rasa dia telah hilang....
Rasa itu telah pergi.....
Ingin rasanya ku menamparnya..!
Agar ia sadar pada kesetiaan...!
Agar ia tahu betapa hati ini mulai sesak...!
Air mata ini tak tertahan lagi
Sungguh ku tak menduga
Ia 'juga' sanggup melakukan ini..!
Hati yang telah ia obati..
Hati yang telah ia sinari..
Hati yang telah ia kasihi..
Telah ia kembalikan ke kegelapan.....
Ia tahu hati ini pernah terluka
dan sekarang ia telah menghancurkannya 'lagi'
dengan 'lebih' sempurna.....
Kali ini aku benar-benar hancur..........
Cinta....
Inikah setiamu...??
Entahlah..
Aku tak ingin 'bercinta' lagi..
Karena 'setia' tak lagi mulia....!
Bila waktu bisa kuputar
Aku tak ingin menggapaimu........
Hhhhfffhh..
Aku melangkah kembali pada mentari..
membiarkan cahayanya menenangkan tanya air mataku..
hingga ku terlelap dalam kesedihan..
dan berharap fajar tak lagi hadir....!!
11 Maret '09 [Dia Mengakhiri Segalanya...](T)
Tata Gurwita
Langganan:
Postingan (Atom)

